Selasa, 03 April 2012

inilah semuanya

ini dalah tulisan untuk menjawab blog dari Rianda Rizky Permata

semua itu tergantung pada diri kita dan kondisi kita. apakah mungkin hanya karena alasan menjaga perasaan sekitar kita, kita tak bisa memenuhi keinginan kita. apakah mereka akan memikirkan perasaan kita jika mereka berada di posisi kita ? yaap, semua jawabannya hanya ada pada diri kita masing masing. aku akan memberikan contoh untuk kau renungkan tentang apa yang kau tanyakan. ketika bertanding pada partai final bulutangkis, difinal itu kau berhadapan dengan sahabat kau sendiri, sahabat yang selalu ada ketika kita senang, sedih, bahagia. sahabat yang selalu berlatih bersama. apakah kau akan menangkis keinginan kamu untuk menjadi juara hanya untuk menjaga perasaan dia ? kita itu harus egois, kita harus munafik untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. bukannkah kau pernah menulis bahwa "manusia yang notabene adalah sang ego"

menulis itu adalah sebuah jawaban dari semua perasaan. bukankah kau pernah bilang kalau menulis itu dari hati ? memang semua ini ada sesuatu yang aneh pada diri kita. keanehan itu aku sebut bisu ! ketika semua ucapan tak lagi bisa didengar, ketika semua ucapan hanyalah omong kosong. tulisanlah yang mampu menjawab semuanya .

tentu saja ada yang harus kita perbaiki, menangis itu bukan sebuah kebutuhan. definisi kebutuhan sendiri adalah salah satu aspek psikologis yang menggerakan mahluk hidup dalam aktifitas-aktifitasnya dan menjadi dasar (alasan) berusaha. apakah kau menganggap menangis itu adalah usaha ? usaha untuk apa ? untuk menyesalinya ? terlalu berharga jika menangis itu adalah usaha untuk menyesalinya..

tidak perlu diubah ? haha jika itu tak perlu diubah kita tak jauh beda dengan patung, berdiam dan menunggu. bukankah jika semua menyakitkan kita harus menyembuhkannya ? buaknkah tuhan lebih senang melihat hambaNya berusaha daripada berdiam dan menunggu ? ubahlah semua itu ~

TIDAK ! aku rasa itu tidak, manusia sampai kapanpun tak akan bisa terbang kecuali ia memakai alat bantu.

yaa tentu saja ada. ketika mulut, hati dan pikiran tak bisa lagi sejalan


dan semua pertanyaa itu... punya jawaban !




2 komentar: